Buy Now
Showing posts with label Tech News. Show all posts
Showing posts with label Tech News. Show all posts

Friday, July 1, 2016

Android N Resmikan Namanya menjadi Nougat


Google mengumumkan nama resmi untuk sistem operasi baru, Android N. Nama yang akan disandangnya adalah "Nougat".

Android Nougat menjadi versi Android terkini setelah dikenalkan pada Maret lalu dan saat ini statusnya adalah Beta kedua yang diklaim lebih stabil dari versi perdana,

Nougat sebagai penerus Android Marshmallow membawa fitur-fitur baru seperti tampilan notifikasi, layar split-screen saat dipakai multitasking, serta fitur Doze yang telah dikenalkan di versi Android Marshmallow namun telah ditingkatkan.

Android Nougat juga memiliki dukungan terhadap platform virtual relaity terbaru Google, namun baru untuk perangkat yang mendukung saja.

Sebelumnya, beredar banyak rumor terkait penamaan sistem operasi Android terbaru ini, mulai dari New York Cheesecake, Nutella, hingga Neyyapam. Google bahkan sampai menggelar sayembara khusus untuk mendapatkan masukan ide nama apa yang akan dipakai oleh Android N. Akhirnya, Google memutuskan secara Resmi menggunakan nama Nougat.

Nougat sendiri Merupakan cemilan manis yang terbuat dari bahan gula, madu, kacang panggang, telur putih dan kadang juga disertai dengan buah-buahan kering.

Seperti diketahui, nama-nama resmi Android sendiri selama ini selalu terkait dengan makan ringan atau camilan manis. Yakni Cupcake (1.5), Donut (1.6), Eclair (2.0-2.1), Froyo (2.2-2.2.3), Gingerbread (2.3-2.3.7), Honeycomb (3.0-3.2.6), Ice Cream Sandwich (4.0-4.0.4), Jelly Bean (4.1-4.3), KitKat (4.4), Lollipop (5.0), dan Marshmallow (6.0).

Wednesday, June 29, 2016

Sepeda Lipat Pintar Bikinan Xiaomi


Xiaomi tampaknya tak ingin cuma dikenal sebagai produsen smartphone. Vendor asal China itu melebarkan sayap bisnisnya ke lini lain, mencakup drone dan peralatan rumah tangga. Kini, Xiaomi juga memperkenalkan sepeda elektrik pintar bertajuk Mi QiCYCLE Folding.

Disokong dengan 20 baterai lithium Panasonic berkapasitas 36 Volt, sepeda elektrik itu diklaim mampu dikendarai sepanjang 45 kilometer setelah dicas penuh. Jika sudah habis, tentunya pengendara bisa langsung kembali mengayuh pedal untuk berkendara.

Sepeda ini dikatakan cocok bagi masyarakat modern yang ingin menghindari kemacetan dalam kehidupan sehari-hari tapi tak tertarik dengan skateboard elektrik atau alternatif lainnya.

Untuk mengetahui informasi pengendaraan, sekaligus memenuhi unsur "sepeda pintar", QiCYCLE menyematkan layar tampilan pada tubuh sepeda. Isinya mencakup kecepatan, jarak, kalori yang terbakar, dan lokasi GPS.

Xiaomi mengatakan sepeda pintarnya itu juga memiliki sistem tertentu yang menggunakan beberapa sensor untuk mengoptimalkan upaya pengguna menggenjot pedal. Alhasil, pengguna bisa mendapatkan kecepatan maksimal tanpa membuang tenaga sebanyak-banyaknya.

Harga QiCYCLE sendiri dipatok sekitar 455 dollar AS atau setara Rp 6 jutaan. Sepeda ini, kata Xiaomi, dibuat untuk mengembangkan ekosistem teknologi Xiaomi.

Asus Bawa Chromebook Pertama di Dunia ke Indonesia


Perkembangan gadget memang tidak ada henti-hentinya bukan hanya menyambangi ranah smartphone atau tablet saja, melainkan juga ke ranah komputer portable, baru-baru ini dikabarkan bahwa Asus Indonesia memperluas jajaran produk notebook besutannya dengan meluncurkan dua model Chromebook baru, yakni Chromebook C100PA dan C201PA.

Chromebook sendiri merupakan seri notebook murah berbasis Google Chrome OS yang mengandalkan layanan cloud lewat jaringan internet untuk menjalankan berbagai aplIkasi dan menyimpan data.Asus Chromebook C100PA diklaim merupakan Chromebook pertama dan satu-satunya di dunia yang memiliki form factor serupa laptop 2-in-1 dengan layar yang bisa dilipat hingga 360 derajat.

Dengan layar selebar 10,1 inci, (1.280x800), Chromebook C100PA memiliki keyboard yang besarnya 97 persen dari keyboard pada notebook biasa sehingga pengguna tak akan canggung dalam mengetik.
Di dalam, Chromebook C100PA diperkuat prosesor quad-core Rockchip 3288-C 1,8 GHz, RAM LPDDR3 4 GB, internal storage 16 GB, baterai 2 cell, serta konektivitas Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac dan Bluetooth 4.0.

Sementara itu, Chromebook C201PA diklaim sebagai Chromebook teringan di dunia dengan bobot kurang dari 1 kg dan form factor serupa notebook konvensional.

Spesifikasi internalnya sama seperti Chromebook C100PA, dengan pengecualian ukuran layar (11,6 inci, 1.366x768, non-touchsreen) dan ketersediaan SDXC card reader pada Chromebook C201PA.

Chromebook C100PA disebut memiliki daya tahan baterai hingga 13 jam, sementara C201PA sepanjang 9 jam. Keduanya kini sudah bisa diperoleh di pasaran Indonesia dengan kisaran harga Rp 4,2 juta untuk Chromebook C100PA dan Rp 3,4 juta untuk Chromebook C201PA.

Selain dua produk di atas, Asus juga berencana merilis model Chromebook lain dalam waktu dekat. Yakni Chromebook C202SA sebagai penerus dari C201PA.

Monday, June 27, 2016

Segera Hadir, Android Bermerek Google


Google bersiap merilis ponsel hasil rancangannya sendiri. Namun kali ini ponsel dengan merek Google yang dimaksud bukan ponsel Android Nexus seperti yang dikenal selama ini. Raksasa teknologi AS itu dikabarkan sedang melakukan pembicaraan dengan beberapa operator telekomunikasi untuk merilis ponsel buatan Google yang digadang-gadang sebagai pesaing Apple iPhone.

Google akan merancang sendiri ponsel Android itu, termasuk di dalamnya proses manufaktur dan software yang semuanya akan dilakukan oleh Google. Sumber yang dekat dengan isu ini mengatakan ponsel tersebut siap dirilis pada akhir tahun ini. Sebelumnya, Google memang memiliki brand Nexus sebagai ponsel hasil rancangannya. Namun produksi Nexus masih dilakukan dengan vendor lain seperti LG, Huawei, dan HTC. Kali ini, ponsel Android Google sepenuhnya akan diproduksi oleh Google sendiri.

Google selama ini memang terkenal sebagai raksasa software. Dengan membuat gadget sendiri, mereka juga ingin merambah ke bisnis hardware. Sebelumnya Google sudah merilis hardware seperti tablet dan laptop Chrome bekerja sama dengan vendor komputer dunia.

Saturday, June 25, 2016

Program E-Sports SMA 1 PSKD Jakarta Resmi Dibuka!


Program eSports SMA 1 PSKD merupakan program baru yang akan dimulai pada tahun ajaran 2016/2017. Program ini bertujuan untuk memberikan skill dan pengetahuan yang memadai agar murid SMA 1 PSKD yang mengikuti program ini bisa memiliki fundamental yang diperlukan untuk bisa mengembangkan minat/bakat serta kariernya di berbagai aspek bidang eSports selulusnya mereka dari SMA 1 PSKD.

Program eSports yang digarap oleh SMA 1 PSKD saat ini memiliki dua jenis cabang yakni utama dan sekunder. Untuk cabang utama, diisi oleh game-game MOBA yakni Dota 2 dan League of Legends. Sedangkan untuk cabang sekunder, diisi oleh dua game mobile yang saat ini sedang populer yakni Hearthstone dan Vainglory.

Selain kurikulum dasar pendidikan dan unsur skill permainan, peserta program eSports juga akan mendapatkan tambahan materi (di luar kurikulum dasar) di bidang lain yang berkaitan erat dengan bidang eSports seperti Ekonomi, Komunikasi, Bahasa Inggris, dan Matematika. Peserta program juga akan mendapat pendidikan di berbagai aspek non-akademis seperti management waktu, teamwork, dan skill-skill teknologi. Sehingga setelah lulus dari SMA 1 PSKD, peserta program akan memiliki skill-skill yang dibutuhkan untuk bisa berprestasi dan berkarier di bidang eSports atau bidang-bidang lain yang mendampingi eSports.

Dukungan bagi siswa untuk menjadi gamer profesional benar-benar digaungkan SMA 1 PSKD. Bayangkan saja, selain menyediakan mata pelajaran khusus eSports, SMA 1 PSKD juga menyediakan satu unit PS4 di masing-masing kelasnya! Mereka ingin, para siswa berprestasi di bidang yang mereka sukai, selain itu juga setiap kelas didukung dengan fasilitas komputer dengan High Spertification yang didukung oleh perusahaan gaming terkenal MSI. PENDAFTARAN DIBUKA MULAI DARI 8 JUNI 2016, CMIIW ^w^

Mengenal lebih jauh tentang Virtual Reality


Virtual reality (VR) atau sering disebut Realitas maya adalah teknologi yang membuat pengguna dapat berinteraksi dengan suatu lingkungan yang disimulasikan oleh komputer (computer-simulated environment), Realitas maya umumnya menyajikan pengalaman visual, yang ditampilkan pada sebuah layar komputer atau melalui sebuah penampil stereokopik.

Teknologi virtual reality yang lebih awal adalah Peta Bioskop Aspen, yang diciptakan oleh MIT pada tahun 1977. Programnya adalah suatu simulasi kasar tentang kota Aspen di Colorado, dimana para pemakai bisa mengembara dalam salah satu dari tiga gaya yaitu musim panas, musim dingin, dan poligon. Dua hal pertama tersebut telah didasarkan pada foto, karena para peneliti benar-benar memotret tiap-tiap pergerakan yang mungkin melalui pandangan jalan kota besar pada kedua musim tersebut, dan yang ketiga adalah suatu model dasar 3 dimensi kota besar. Akhir tahun 1980 istilah "Virtual Reality" telah dipopulerkan oleh Jaron Lanier, salah satu pelopor modern dari bidang tersebut. Lanier yang telah mendirikan perusahaan VPL Riset pada tahun 1985, telah mengembangkan dan membangun sistem "kacamata hitam dan sarung tangan" yang terkenal pada masa itu.

Virtual Reality merupakan teknologi yang memungkinkan seseorang melakukan suatu simulasi terhadap suatu objek nyata dengan menggunakan komputer yang mampu membangkitkan suasana 3 dimensi sehingga membuat pemakai seolah-olah terlibat secara fisik. Sistem seperti ini biasanya dapat digunakan untuk perancang obat, arsitek, insinyur, pekerja medis, dan bahkan orang awam untuk melakukan aktivitas-aktivitas yang meniru dunia nyata. Lingkungan virtual reality pada umumnya menyajikan pengalaman visual, yang ditampilkan pada sebuah layar komputer atau melalui sebuah penampil stereokopik, tapi beberapa simulasi mengikutsertakan tambahan informasi hasil pengindraan, seperti suara melalui speaker atau headphone.

Namun Virtual reality memiliki efek negatif yaitu Cybersickness. Cybersickness adalah gangguan yang sering dialami dalam penggunaan virtual reality. Penderita akan merasa ketegangan mata dan bahkan disertai rasa pusing. Tekadang penderita secara psikologis masih terbawa pada suasana semu walaupun sebenernya penderita sudah kembali ke dunia nyata. Jadi, gangguan ini tidak boleh dianggap remeh karena penderita biasanya susah kembali ke dunia nyata dan selalu terangan-angan dalam dunia semu.